MIP Landing Page

Informasi e-mas

 

1.     e-mas merupakan produk layanan digital Bank Syariah Mandiri dimana saldo kepemilikan berupa gram emas yang disimpan melalui/ menggunakan Mandiri Syariah Mobile (MSM).

2.    Nilai lebih fitur e-mas:

a.      melindungi nilai simpanan Nasabah untuk mencapai rencana keuangannya.

b.      terjangkau karena Nasabah bisa menabung dalam bentuk emas mulai dari Rp 50.000,00

c.      mudah dan murah karena Nasabah dapat menambah simpanan emas (beli), menjual dan transfer tanpa repot ke gerai/toko emas. Cukup melalui Mandiri Syariah Mobile, tanpa biaya VA.

d.      nyaman dan aman karena Nasabah tidak repot menyimpan emasnya sendiri dan dititipkan di lembaga yang terpercaya.

3.    Syarat Nasabah yang ingin memiliki rekening e-mas, terlebih dahulu memiliki:

a.      Rekening saldo Rupiah baik rekening Tabungan Mudharabah ataupun Wadiah (rekening yang terdaftar pada MSM dan dapat bertransaksi menggunakan MSM).

b.      Layanan Mandiri Syariah Mobile (MSM).

4.    Fitur e-mas:

a.      pembukaan rekening emas

b.      transaksi beli emas

c.      transaksi jual emas

d.      transaksi transfer emas

e.      tarik fisik emas

f.       cek history transaksi

g.      penutupan rekening emas

5.   Prinsip Syariah dalam transaksi e-mas ini adalah :

a.      Pembukaan rekening emas menggunakan akad Wadiah Yad Amanah, yaitu akad dimana penerima titipan (Bank) menerima titipan (emas) dari pemberi titipan (Nasabah) dan tidak diperbolehkan untuk memanfaatkan barang/obyek yang dititipkan (emas).

b.      Transaksi beli dan jual emas menggunakan akad Al Bai’, yaitu akad jual-beli antara penjual (bank) dan pembeli (nasabah) yang mengakibatkan berpindahnya kepemilikan obyek yang dipertukarkan (barang atau jasa) dengan selisih harga tertentu.

c.      Transaksi transfer emas menggunakan akad Wakalah Bil Ujroh, yaitu akad pemberian kuasa dari muwakkil (pihak yang memberikan kuasa) dhi. Nasabah kepada wakil (pihak yang menerima kuasa) dhi. Bank untuk melakukan perbuatan hukum tertentu sesuai dengan perkara yang diwakilkan. Atas akad tersebut, Bank dapat menerima imbalan berupa ujroh (fee).

d.      Transaksi tarik fisik emas merupakan fitur dari produk e-mas apabila nasabah melakukan permintaaan untuk mengambil fisik emas yang dimiliki nasabah.

6.    Pada Fitur e-mas:

a.      Fisik emas yang diperjualbelikan merupakan emas milik Bank dan tersedia dalam jumlah yang cukup untuk transaksi beli emas Nasabah;

b.      Nasabah memperoleh hak atas emas sesuai dengan jumlah dan pembayaran yang dilakukan ketika proses beli emas;

c.      Fisik emas yang telah dibeli Nasabah akan disimpan oleh Bank sesuai ketentuan yang berlaku di Bank;

d.      Bank tidak akan melakukan pengalihan hak atas kepemilikan emas Nasabah kepada pihak lain;

e.      Nasabah dapat melakukan pengambilan fisik emas dengan jumlah minimal tertentu yang ditentukan oleh pihak Bank dengan menginformasikan kepada nasabah.

f.       Bank memastikan pencatatan yang sesuai hak kepemilikan Nasabah atas emas pada e-mas sesuai hak Nasabah.

7.    Emas pada produk e-mas ini tidak dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

 

A. PEMBUKAAN REKENING EMAS

1.   Setoran awal minimal 0,1 gram

2.   Biaya administrasi akan dikenakan sebesar Rp24.000,-/tahun dan pembayaran dilakukan ketika pembukaan rekening emas.

3.   Saldo minimum pada rekening e-mas Nasabah sebesar 0,1 gram atau sesuai ketentuan yang berlaku di Bank.

4.   Saldo emas Nasabah tertera pada halaman awal layanan e-mas.

5.   Administrasi bulanan yang telah dibayarkan oleh nasabah di awal pembentukan rekening emas tersebut tidak dapat dikembalikan kepada nasabah.

6.   Apabila biaya administrasi pada tahun berjalan tidak terdapat saldo di rekening sumber, maka terdapat retensi 2 (dua) bulan berikutnya. Jika tetap tidak tersedia, kewajiban atas administrasi bulanan mendebet dari rekening e-mas.

7.   Nasabah yang memiliki dan melakukan registrasi NPWP serta terverifikasi pada sistem Bank akan dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 0,45% dari total harga beli. Sedangkan bagi Nasabah yang tidak memiliki/tidak melengkapi/melakukan registrasi data NPWP dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 0,9% dari total harga beli.

8.   Jika Nasabah melakukan registrasi data NPWP dan sedang dalam proses verifikasi oleh petugas Bank, maka untuk tahap setoran awal emas, Nasabah akan dikenakan pajak sebesar 0.9% dari total beli emas terlebih dahulu. Jika proses verifikasi NPWP telah selesai dilakukan dan NPWP Nasabah terverifikasi maka dana Nasabah akan dikembalikan oleh Bank sebesar selisih dana pembayaran pajak Nasabah yaitu 0.45% atau sebesar ketentuan Perpajakan (PPH22) yang berlaku.

9.   Khusus untuk setoran awal pada transaksi Pembukaan Rekening tersebut,  apabila NPWP Nasabah dinyatakan tidak terverifikasi pada saat registrasi awal, maka Nasabah tetap dikenakan pajak sebesar 0,9% dari total harga beli dan tidak akan dilakukan reverse selisih dana pembayaran pajak.  

B. TRANSAKSI BELI EMAS

1.   Nasabah melakukan transaksi beli emas dengan menggunakan Mandiri Syariah Mobile.

2.   minimal pembelian emas sebesar 0,05 gram dan maksimal sebesar Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) atau sesuai ketentuan yang berlaku di Bank ketentuan tersebut akan diberitahukan terlebih dahulu kepada Nasabah melalui media apapun yang dianggap baik oleh Bank.

3.   Harga beli emas bagi Nasabah mengacu pada Informasi harga beli emas pada saat transaksi yang tertera pada tampilan beranda e-mas di Mandiri Syariah Mobile. Harga beli emas dapat berubah sewaktu-waktu.

4.   Proses beli emas yang telah dilakukan tidak dapat dibatalkan.

5.   Pada transaksi beli emas, Nasabah yang telah melakukan registrasi NPWP dan terverifikasi pada sistem Bank dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 0,45% dari total harga beli. Sedangkan bagi Nasabah yang tidak memiliki/tidak melengkapi/tidak melakukan registrasi data NPWP dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 0,9% dari total harga beli.

C. TRANSAKSI JUAL EMAS

1.   Nasabah dapat melakukan transaksi jual emas dengan menggunakan Mandiri Syariah Mobile.

2.   Minimal penjualan emas 1 gram dan maksimal 100 gram per hari

3.   Pada transaksi jual, Nasabah yang telah melakukan registrasi NPWP dan terverifikasi pada sistem Bank dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 1,5% dari total harga jual emas untuk nominal jual lebih dari Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Sedangkan bagi Nasabah yang tidak memiliki/tidak melengkapi/ tidak melakukan registrasi data NPWP akan dikenakan pajak (PPH 22) sebesar 3% dari total harga jual untuk nominal jual lebih dari Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah)

4.   Harga Jual emas mengacu pada Informasi harga jual emas pada saat transaksi yang tertera pada tampilan beranda e-mas di Mandiri Syariah Mobile. Harga jual emas dapat berubah sewaktu-waktu.

5.   Transaksi Nasabah dapat berhenti sewaktu-waktu apabila stock Bank mencapai limit maksimal dan dapat dilakukan transaki jual emas kembali pada hari kerja berikutnya.

D. TRANSAKSI TRANSFER EMAS

      1.   Nasabah dapat melakukan transaksi transfer emas dengan menggunakan Mandiri Syariah Mobile.

      2.   Transaksi ini hanya dapat dilakukan antar Nasabah e-mas Bank Syariah Mandiri.

      3.   Saldo yang ditransfer dalam bentuk gram emas.

      4.   Minimal transaksi transfer adalah sebesar 0,1 gram dan maksimal 100 gram perhari

      5.   Proses pemindahan saldo e-mas Nasabah berlangsung secara real time

E. TRANSAKSI TARIK FISIK EMAS

1.   Nasabah dapat melakukan permintaan tarik fisik emas melalui Mandiri Syariah Mobile.

2.   Pengambilan fisik emas dapat dilakukan di Kantor Cabang Bank yang ditunjuk pada hari dan jam kerja dengan ketentuan yang diatur oleh Bank Syariah Mandiri.

3.   Nasabah wajib menunjukkan kartu identitas yang berlaku pada saat pengambilan fisik emas di Bank Syariah Mandiri dan bukti resi atas transaksi tarik fisik emas.

4.   Minimal tarik fisik emas adalah 2 gram sesuai dengan pecahan emas yang tersedia dan dipilih oleh nasabah.

5.   Biaya tarik fisik menjadi beban Nasabah yang didebet dari rekening pembayaran. Biaya tarik fisik mengacu pada tarif biaya cetak emas masing-masing pecahan yang diinginkan Nasabah.

6.   Bank memberikan nomor OTP kepada Nasabah yang datang ke Kantor Cabang Bank untuk melakukan proses pengambilan fisik emas. OTP diberikan untuk satu kali transaksi. Nasabah wajib memasukkan nomor OTP melalui Mandiri Syariah Mobile saat pengambilan fisik emas sebagai bukti penerimaan emas

7.   Fisik emas dapat diambil atau diterima + 14 (empat belas) hari kerja setelah transaksi diproses disesuaikan dengan jumlah pecahan, permintaan nasabah, dan lokasi Kantor Cabang Bank atau sesuai pemberitahuan dari Bank.

8.   Transaksi penarikan fisik emas yang sudah diproses tidak dapat dibatalkan.

9.   Nasabah akan menerima pemberitahuan mengenai kesiapan fisik emas untuk diambil di kantor cabang melalui email dan/atau sms.

10. Pengambilan fisik emas melebihi 5 (lima) hari kerja setelah pemberitahuan sebagaimana disebutkan pada point 11 diatas, maka nasabah akan dikenakan biaya simpan 0.04% per hari dari nilai emas yang disimpan dikalikan dengan harga beli.

11. nasabah bisa menghitung biaya tarik fisik pada menu tarik fisik di mandiri syariah mobile.

F. PENUTUPAN REKENING EMAS

1.   Nasabah dapat melakukan penutupan rekening emas melalui Mandiri Syariah Mobile

2.   Nasabah yang melakukan penutupan rekening akan melakukan transaksi jual atas saldo gram emas miliknya dan dikenakan biaya penutupan rekening sebesar Rp 20.000,-

3.   Setelah melakukan penutupan rekening emas, Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening emas kembali.